Silaturahmi adalah sebuah keniscayaan yang layak untuk selalu ditingkatkan oleh siapapun dan apapun kelembagaannya. Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Pegayaman Sukasada Buleleng melalui kepala madrasahnya, Alman Rahadi, S.Pd menyampaikan rencana kegiatan latihan gabungan Pramuka di Pondok Pesantren Bali Bina Insani.

Rencana mulia tersebut terwujud pada hari Sabtu, 14 Mei 2016 setelah pengaturan skedul agar tidak bertumburan dengan kegiatan ujian nasional MA maupun MTs. Berangkatlah rombongan santri MA Miftahul Ulum Pegayaman dengan mengendarai sebuah truk tentara, sejumlah 20 santriwati dan 10 santriwan dan tiga pembina Kak Alman Rahadi, Kak Suryadin. Pukul 09.10 rombongan tiba di Pondok Pesantren Bali Bina Insani, yang disambut dengan hangat oleh santri dan pembina Kak Rukyal Muhtadinyang sudah mendapatkan pelatihan KML, Kak Wayan Viki Amalia serta Kak YuliSaiful Bahri serta pengurus Gugus Depan 06.53-06.54 dan pengurus OrganisasiSantri La-Royba (OSALA). Latihan pertama adalah sembari istirahat dari jetleg perjalanan, santri menyaksikan pembuatan tiang bendera. Apel pembukaan dilangsungkan pukul 09.45 dengan pembina upacara Kak Yuli Saiful Bahri,

Komandan Upacara Nur Halimah santriwati asal Karang Asem , Komandan Kompi Nur Jannah asal Tabanan, Jannatul Fitria asal Jember, M. Agung Trilaksono asal Denpasar dan Irsyatul Ibad asal Badung, pengibar bendera Pramuka Al Mustofa asal Banyuwangi, Faral Igar Ray asal Singaraja dan Roby Kartika asal Lombok serta dirijen lagu Hymne Pramuka adalah Vida Indarwati asal Banyuwangi. Syukur alhamdulillah Allah menutupi matahari dengan awannya, sehingga suasana pun menjadi sejuk.

Ta’aruf santri kedua lembaga dilakukan dengan pembentukan sangga baru dan ambalan baru. Pembentukan sangga dilakukan dengan menghitung satu, dua, tiga dan empat secara berurutan semua santri dan kemudian masing-masing mencari sahabat baru sesuai dengan nomor. Games ta’aruf dilakukan dengan lomba menyebutkan nama lengkap sahabat baru dan nomor sepatunya. Penampilan tari semaphore oleh anggota Penggalang Ramu dan Rakit dari MTs Bali Bina Insani sejumlah 16 anak menyemarakkan suasana setelah ta’aruf.

Kemeriahan suasana semakin terasa dengan pertunjukan ketrampilan baris-berbaris oleh santri yang Pramuka dari Penegak MA Bali Bina Insani sejumlah 16 anak termasuk Danton AL Mustofa.Isirahat solat dan makan adalah kebutuhan yang harus diseimbangkan. Materi pengetahuan dengan alat bantu in focus atau proyektor adalah Kepramukaan dan Semaphore dilakukan di dalam Masjid Harjo Quba yang diberikan oleh Adelina Ilhamy Putri asal Blitar sebagai pengurus Gudep bidang Andulat. Materi Leadership disampaikan oleh Kak Alman Rahadi. Semangat yang membahana, membuat pelatihan baris berbaris dasar dibantu oleh Banu Muhammad Al-Kindy, alumni pondok Pesantren Bali Bina Insanidan dilanjutkan dengan Yel.

Namun dikarenakan waktu yang terus mengiringi berjalan begitu cepat sehingga apel penutupan dilaksanakan dan Kak Alman Rahadi pun menyampaikan kebanggaan berlatih bersama untuk dapat terus maju tanpa henti untuk semua hal yang positif dan syar’i. Terima kasih pun juga disampaikan. Tiada gading yang tak retak, pastilah kelemahan senantiasa mengiringi manusia. Namun ikhtiar maksimal dan tawakkal optimal akan selalu membuahkan hal yang fenomental. (Yusaba)

SHARE
Cikal bakal berdirinya Pondok Pesantren Bali Bina Insani tanggal 27 Oktober 1996 adalah berawal dari pendirian Pondok Yatama tanggal 27 Oktober 1991. Sejak pemuda bernama Ketut Imaduddin Djamal masuk di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathon Seloong Lombok Timur tahun 1968, jiwa pondok pesantren mulai tersemai. Hal ini lebih terasa sejak belajar di Pondok Pesantren Assyafi`iyah Jakarta tahun 1977 dan sering silaturahmi ke Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY